Dapatkan softlens Exoticon dari optik terdekat – Klik disini

What is passion? Mungkin sebagian besar dari kita bakal ngejawabnya passion is what we do as our profession. Not only thatpassion juga sering banget dikaitin sama ‘apa yang kita pikirin’ aja or just our thoughts, wants, and ambitionIn fact, passion is more than that.For example, ketika ditanya passion kita apa? Some of us, mungkin ngejawabnya “passion gue musik!” Tapi, waktu ditanya lagi “emang apa yang udah kita lakuin terhadap passion kita itu?” and we replied “dengerin berbagai genre musik, dateng ke acara–acara musik!” Well, it’s not a passion!

Passion adalah sebuah karya bukan hanya sesuatu yang dipikirkan. Sayangnya, sekarang kita ada di era di mana ‘we are over schooling, but we are under learning.’ Terlalu banyak yang kita pelajari, sampe–sampe kita nggak ‘kenal’ diri kita sendiri. Pendidikan kita sekarang ngajarin ke kita banyak banget hal, which is nggak jelek juga. Tapi, hal itu justru bisa jadi hambatan juga buat kita untuk tau siapa diri kita sebenernya. Who we are and what we love the most. Inget, kepintaran seseorang nggak ngejamin dia bakal sukses ke depannya. But, once we find our passion, percayalah bakal ada jalan buat kita sukses. Being wealth is to find our passion.

Finding passion itu nggak sesusah itu kok, sesimpel kita tau diri kita sendiri. Tapi mungkin ada beberapa dari kita yang belum tau passion kita apa. Well, don’t worry! Semuanya butuh proses kok, nggak ada yang terjadi secara instan. Hal praktis nya adalah:

  1. KNOW OURSELVES

Siapa lagi kalo bukan kita sendiri yang tau diri kita? Even our parent and bestfriend, cannot. Sedeket–deketnya kita sama orang kesayangan, mereka cuma bisa kasih saran, dan tentunya yang ambil keputusan ya diri kita sendiri. We have to know what’s best for us. Karena, yang bakal ngejalanin itu diri kita sendiri. Apa kekurangan dan kelebihan yang kita punya, itu pun kita yang tau. So, it’s better to know ourselves, sebelum nantinya nyesel sama pilihan yang sebenernya bukan dateng diri kita sendiri.

  1. GET SUPPORT FROM OUR PARENT

Sometimes, orangtua nggak ngedukung passion kita karena kita yang nggak pernah nunjukkin seberapa besar kemampuan kita di situ. Orang tua bakal ngedukung anaknya, kalo dia udah tau kita kayak gimana dan apa aja yang udah kita lakuin buat ngelatih passion kita itu. Dapetin support dari orangtua itu, bakal jadi boost sendiri buat kita ngejalanin passion kita.

 

  1. PREPARE FOR EVERY POSSIBILITIES

Don’t just focus on one, but several solutions for our preparations! Sebelum beraksi, yang kita lakuin adalah siapin beberapa kemungkinan yang bisa aja terjadi kalo kita milih pilihan kita itu. So, ketika dihadapin sama situasi kayak gimana ke depannya, kita udah aman!

 

  1. TAKE AN ACTION!

Apa jadinya kalo semua yang kita suka atau kita pikirin, cuma sekedar stuck di otak kita aja? What we have to do is, take an action! Dengan kita melangkah ke depan, kita jadi tau apakah pilihan yang kita ambil itu udah sesuai atau belum. Sama kayak tagline dari Nike, Just Do It! Percuma kita udah punya gelar atau jabatan yang tinggi, tapi nggak pernah berkarya. The world needs our masterpiece! We need to keep growing our abilityand take a challenge. Kalo kita cuma sekedar growing ability tapi nggak ada tantangannya, ya kita bakal bosen. Hal yang paling bahaya itu ketika, kita udah terlalu nyaman di zona nyaman kita! Alhasil, kita nggak makin berkembang, tapi justru ‘melempem.’

 

  1. INFLUENCE OTHER PEOPLE

Jangan pernah ‘egois’ ketika kita hidup di dunia yang serba sosial ini. Once we influence others, ability kita bakal lebih dikenal dan yang lebih keren adalah mereka juga bakal take the same action or even better than us to pursue their dream. Hal itu ngebuat kita secara nggak langsung, jadi ‘panutan’ atau jadi batu loncatan orang lain buat sukses. Dan yang bakal bangga siapa? Ya diri kita juga!

Passion itu bagian dari memahami diri, kalo nggak kita cuma sekedar ‘kerja’, terus jadi beban, dan malah lupa untuk berkarya! Banyak kan orang yang mikirnya ‘yang penting kerja, biar dapet uang’, tapi mereka sama sekali nggak ngerasain kebahagiaan dari situ. Dengan nggak ngerasain kebahagiaan, mereka cuma bakal diem di tempat.

What to remember, hobi dan passion itu berbeda lho! Bisa dibilang, hobi itu ada di pekarangan, dan passion itu rumahnya. Hobi itu bisa dibilang sekedar buat have fun aja. So, daripada cuma main di pekarangannya kenapa nggak masuk ke rumah aja, yang jauh lebih nyaman dan aman? Remember this, orang tersesat bukan karena nggak tau dia mau ke mana, tapi karena dia nggak tau dia ada di mana! So, it’s better to know where we are.

Sumber: http://www.gogirlmagz.com/news/life/mau-sukses-kenalin-dulu-passion-kita-apa-k26541.html

This will close in 20 seconds